Sebagai Ibu kota, Jakarta merupakan daerah yang padat penduduk lengkap dengan segala aktivitas yang membuat kemacetan jalan serta jauh dari suasana udara segar. Namun dibalik kepenatan kota tersebut, jakarta menyimpan ruang-ruang hijau di beberapa sudut kota. Mau tau taman apa saja yang bisa kamu jadikan sebagai tempat berkumpul bersama temanmu atau keluargamu, simak liputanya. 1. Taman Cattleya Taman Cattleya merupakan salah satu Taman yang ada diwilayah Jakarta Barat tepatnya di perempatan Tomang menuju Tol Kebon Jeruk. Taman ini memiliki luas sekitar tiga hektare yang ditumbuhi beragam jenis tanaman, pohon, bunga dan juga sudah dilengkapi dengan banyak fasilitas umum. Taman Cattleya atau biasa disebut Taman Tomang ini sering dijadikan tempat berkumpulnya anak-anak muda jakarta dikala libur atau sekedar menikmati waktu bersantai ditaman. Tak hanya itu saja taman ini juga dijadikan tempat berolahraga oleh warga sekitar karena banyak fasilitas kesehatan dan kebugaran yang diberikan secara gratis ditaman ini. Selengkapnya tentang taman ini bisa dibaca disini Taman Cattleya Tomang Jakarta Barat 2. Taman Suropati Taman Suropati yang terletak tak begitu jauh dari taman menteng, ke arah barat ini juga tak kalah menarik untuk mengisi akhir pekan. Sebuah taman yang terletak di Jl. Pangeran Diponegoro, Menteng Jakarta, atau tepatnya di dekat masjid Sunda Kelapa. Lokasinya dapat dijumpai dengan adanya air mancur di dekat patung berkuda Diponegoro. air mancr di taman suropati yang memukau Ada apa saja yang dapat kita nikmati di taman suropati?? Di taman suropati ini juga didukung fasilitas wifi di beberapa titik. Selain itu di taman ini lebih identik berupa pepohonan yang rimbun tinggi, sebagai tempat hinggapnya burung-burung. Karena di taman ini dapat kita jumpai rumah-rumah pohon sebagai tempat tinggal burung merpati dan burung dara yang menjadi daya tarik di taman ini. Tentu suasana di taman suropati berbeda dengan suasana di taman menteng. Selengkapnya tentang taman ini bisa dibaca disini Jalan-jalan ke Taman Suropati 3. Taman Menteng Taman Menteng, ialah sebuah taman yang memiliki luas kurang lebih 2 Hektar dan berlokasi di antara Jalan dan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat. Taman yang dibuka mulai dari Pukul pagi hingga pukul ini, gratis lhoh… tidak dipungut biaya untuk bisa bermain ke taman ini, Hanya sebatas biaya parkir kendaraan saja, demi keamanan dan kenyamanan kalian ketika berkunjung ke taman ini. Di taman ini kalian bisa jogging, ngobrol-ngobrol cantik, olahraga, ngopi-ngopi ganteng, atau sekedar ingin duduk sambil foto-foto selfie. Yang jelas tempat ini asik sekali untuk dikunjungi. Berbagai fasilitas lengkap juga sudah tersedia di taman menteng, seperti masjid untuk beribadah, wifi gratis di beberapa titik, toilet, area jogging, arena bermain anak-anak yang menarik, serta lapangan volly, basket, dan futsal. Karena suasana taman yang sejuk, diantara pepohonan yang rimbun dan hijau yang tertata rapi taman ini sering dijadikan lokasi berkumpulnya beberapa komunitas. Selengkapnya tentang taman ini bisa dibaca disini Rumah Kaca di Taman Menteng Jakarta 4. Taman Kalijodo Kalijodo adalah sebuah Taman terbuka masyarakata Jakarta yang berlokasi di sekitar Jalan Kepanduan II, Kelurahan Pejagalan Kecamatan Penjaringan, di sepanjang bantaran timur Banjir Kanal Jakarta. Kalijodo bukan hanya sekedar taman biasa mengingat banyak sekali fasilitas tersedia ditaman ini. Tentunya yang paling terkenal adalah area skatepark salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. foto Kalijodo selain menjadi Ruang Terbuka Hijau RTH juga menjadi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak RPTRA. Tak heran bila setiap hari ditaman ini dipenuhi warga setempat dan pengunjung dari berbagai daerah baik Jakarta dan sekitarnya yang penasaran ingin melihat langsung keindahan taman Kalijodo. Selengkapnya tentang taman ini bisa dibaca disini Kalijodo, Taman terbaik di Jakarta dengan segudang fasilitasnya 5. Taman Situ Lembang Taman Situ Lembang berlokasi di Jl. Lembang, Menteng Jakarta Pusat. Untuk menuju taman situ lembang cukup mudah, karena lokasinya yang masih dalam sekitaran menteng berdekatan dengan taman suropati dan taman menteng. Dari taman suropati hanya sekitar 250m Ke arah Jl. Padalarang, melewati portal kompleks elit menuju Jl. Lembang. pantulan pemandangan ke danau seperti cermin Nah Guys, di taman situ lembang ini kita akan menyaksikan danau yang luas ditengah-tengah taman. Didalam danau-danau tersebut terdapat bunga-bunga teratai cantik yang menjadi cirri khas taman ini. Uniknya ditengah-tengah danau tadi terdapat air mancur yang exotis membuat kita terpana. Selengkapnya tentang taman ini bisa dibaca disini Taman Situ Lembang, Jakarta Pusat 5. Taman Honda Tebet Taman Honda Tebet adalah sebuah taman yang cukup luas dan besar yang terletak di Jl. Tebet Timur Raya Tebet Tim., Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12820. Taman ini terletak diantara perumahan warga dan jalan raya sehingga taman ini sering dijadikan sebagi lokasi berbagai event terutama para komunitas atau acara lainya. Taman Honda Tebet juga sering dijadikan warga setempat sebagai lokasi berolahraga karena selain sejuk udara disekitarnya juga taman ini sudah dilengkapi berbagai fasilitas umum seperti sport center, toilet dan joging track. Bahkan ditaman ini kita bisa melihat banyak sekali kegiatan dan aktivitas berbagai komunitas baik sekedar berkumpul ataupun menujukan berbagai atraksi sesuai komunitasnya. Selengkapnya tentang taman ini bisa dibaca disini Taman Honda Tebet, Tempat Anak Muda menggelar acara 6. Taman Waduk Pluit Taman Waduk Pluit adalah salah satu taman yang tepat berada di waduk pluit Jakarta. Taman Waduk Pluit merupakan salah satu taman yang cukup luas dan memiliki banyak sarana dan fasilitas umum bagi masyarakat yang menikmati taman ini. foto rakamengudara Taman yang tak jauh dari Taman Kalijodo ini memiliki pemandangan yang langsung menghadap kearah waduk Pluit. Taman yang diresmikan pada 17 Agustus 2013 ini memiliki banyak fasilitas gratis yang bisa dinikmati pengunjung, seperti area bersantai, lintasan jogging, amphiteatre, lapangan basket, lintasan lari laun, teater, toilet, lapangan futsal dan taman bermain untuk anak-anak. Selengkapnya tentang taman ini bisa dibaca disini Taman Waduk Pluit, Taman Terbaik di Utara Jakarta 7. Taman Spathodea Taman Spathodea adalah sebuah taman hijau untuk umum yang terletak di Jalan Kebagusan Raya, Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12620. Taman Spathodea letaknya takjauh dari Taman Tabebuya yang juga ada disekitara Jagakarsa. foto youtube aman Spathodea meski tergolong taman baru namun sudah menjadi favorit bagi warga Jagakarsa dan sekitarnya untuk berkumpul dan berolahraga. Bahkan keindahan taman Spathodea kini juga menjadi salah satu tujuan rekreasi akhir pekan bersama keluarga. Selengkapnya tentang taman ini bisa dibaca disini Taman Spathodea, Taman Baru yang ada di jakarta 8. Taman Langsat Seperti yang kita ketahui jika Jakarta memiliki Ratusan Taman yang tersebar disegala penjuru Ibu Kota. Nah salah satu Taman yang akan kita bahas adalah Taman Langsat. Taman Langsat merupakan sebuah taman yang berada di di Jalan Langsat Kebayoran Baru Jakarta Selatan atau tepatnya berada di belakang Pasar Burung Barito. foto Taman Langsat ini menjai salah satu taman di Jakarta yang terluas yakni mempunyai luas lahan seluas 3,6 hektar. Sebenarnya Taman Langsat ini dulunya merupakan sebuah tempat penampungan bibit tanaman, namun pada saat ini telah ditingkatkan fungsinya menjadi area penyuluhan pertamanan dan beberapa fasilitas yang dapat dipergunakan untuk umum. Selengkapnya tentang taman ini bisa dibaca disini Taman Langsat, Tempat Terbaik untuk Menikmati Kesunyian Jakarta 9. Taman Tabebuya. Salah satu taman terbaik di Jakarta yang cocok dijadikan untuk berlibur bersama keluarga adalah Taman Tabebuya. Taman Cantik yang ada di Selatan Jakarta ini sangat unik karena dilengkapi Kolam yang berisi bunga teratai. Selain tanaman teratai juga banyak ditanami bunga dan pohon-pohon disekitar taman sehingga sangat asri dan teduh untuk bersantai. foto snovi1710 Taman Tabebuya terletak di Jalan Moh Kahfi I, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, letaknya dekat dengan pertigaan Jagakarsa, di turunan yang merupakan lembah. Taman yang dihiasi dengan beberapa gaezebo atau saung untuk bersantai ini kini menjadi salah satu taman yang paling ramai dikunjungi oleh masyarakat Jakarta khsusnya warga Jagakarsa. Selengkapnya tentang taman ini bisa dibaca disini Melihat Sakura & Bunga Teratai di Taman Tabebuya 10. Taman Prasasti Di Jakarta seperti kita tahu banyak sekali bangunan bersejarah peninggalan masa penjajahan dahulu. Selain Museum Fatahillah yang ada di Kawasan Kota Tua Jakarta Barat, ada lagi satu museum yang merupakan peninggalan kolonial Belanda. Namanya Museum Taman Prasasti yang berlokasi di Jalan Tanah Abang Jakarta Pusat. Museum yang memiliki luas wilayah 1,2 hektar ini merupakan salah satu museum cagar budaya yang ada di Jakarta. Di Museum Prasasti terdapat banyak koleksi Prasasti nisan kuno serta miniatur makam khas 27 provinsi yang ada di Indonesia. Selain itu museum juga menampilkan karya seni dari masa lampau tentang kecanggihan para pematung, pemahat, kaligrafer, dan juga sastrawan. Selengkapnya tentang taman ini bisa dibaca disini Taman Museum Taman Prasasti Hits 10854
Bacajuga: Ancol Sekarang - Wisata Jakarta Menawarkan Berbagai Pengalaman Seru. 3. Ocean Dream Samudra. Ocean Dream Samudra, atau dikenal juga dengan nama Gelanggang Samudra, adalah tempat wisata di Jakarta yang bertemakan laut dan berada di kawasan Taman Impian Jaya Ancol.
Sistemkami menemukan 25 jawaban utk pertanyaan TTS taman wisata di jakarta yang bertema budaya indonesia. Kami mengumpulkan soal dan jawaban dari TTS (Teka Teki Silang) populer yang biasa muncul di koran Kompas, Jawa Pos, koran Tempo, dll. Kami memiliki database lebih dari 122 ribu.
- Taman Mini Indonesia Indah TMII saat ini telah diambil alih pengelolaannya oleh Kementerian Sekretariat Negara Kemensetneg dari Yayasan Harapan Kita milik keluarga Soeharto. Hal tersebut berlaku setelah Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 19 tahun 2021 tentang Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah. "Presiden telah menerbitkan peraturan presiden nomor 19 tahun 2021 tentang Taman Mini Indonesia Indah yang intinya penguasaan dan pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah dilakukan oleh Kemensetneg dan berarti ini juga berhenti pula pengelolaan yang selama ini dilakukan oleh Yayasan Harapan Kita," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam konferensi pers, Rabu 7/4/2021. Kurang lebih selama 44 tahun, TMII dikelola oleh Yayasan Harapan Kita dan TMII merupakan sebuah proyek yang idenya berasal dari Siti Hartinah atau lebih dikenal sebagai Tien Soeharto, istri Presiden Soeharto. Profil TMII Istana Boneka di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Minggu 11/11/18. MaulanaDikutip dari situs resmi Taman Mini, TMII merupakan suatu kawasan taman wisata bertema budaya Indonesia yang letaknya berada di Jalan Raya Taman Mini, Jakarta Timur dan memiliki area seluas kurang lebih 150 hektar TMII berisi bangunan-bangunan yang mencerminkan latar belakang kondisi lingkungan dan kebudayaan yang dimiliki Indonesia. Wujud bangunan ditampilkan dalam bentuk Anjungan Daerah, yang mencakup berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat di 26 provinsi di Indonesia tahun 1975. Anjungan Daerah ini berarsitektur tradisional, di dalamnya ada koleksi rumah adat sebagai contoh arsitektur vernakular Indonesia, pakaian, tarian dan semua provinsi ini dibangun di sekitar danau dengan miniatur Kepulauan Indonesia, secara tematik dibagi atas enam zona; Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Di bagian tengah TMII, ada sebuah danau yang menggambarkan miniatur kepulauan Indonesia. Selain itu ada pula wahana kereta gantung, berbagai museum, dan Teater IMAX Keong Mas serta Teater Tanah dan Maskot TMII Logo TMII adalah huruf TMII, yang merupakan singkatan dari "Taman Mini Indonesia Indah". Sedangkan maskotnya berupa tokoh wayang Hanoman yang dinamakan NITRA Anjani Putra. Maskot Taman Mini "Indonesia Indah" ini diresmikan penggunaannya oleh Ibu Tien Soeharto, bertepatan dengan dwi windu usia TMII, pada tahun 1991. Sejarah TMII Pengunjung berswafoto dengan latar bangunan megah Teater IMAX Keong Mas TMII setelah hujan lebat mengguyur pada hari Minggu 11/11/18. MaulanaTien Soeharto merupakan sosok di balik gagasan pembangunan miniatur Indonesia kecil yang berbentuk taman raksasa TMII muncul saat Tien Soeharto menemani suaminya dalam satu kunjungan ke Amerika Serikat pada awal 1970-an. Salah satu agenda kunjungan itu menyambangi taman rekreasi Disneyland di California. Saat menikmati wahana rekreasi kelas dunia yang dibuka sejak 1955 itulah tercetus dalam pikiran Tien untuk membuat sesuatu yang kurang lebih sama di Jakarta, dengan nuansa yang tentu saja lebih Indonesia. “… Ny. Soeharto tersentak bagaikan disambar petir oleh sebuah inspirasi untuk membangun taman yang dapat melambangkan Indonesia Indah dalam bentuk mini,” tulis Frances Gouda dalam Dutch Culture Overseas Praktik Kolonial di Hindia Belanda 1900-1942 2007407.Melalui miniatur ini, diharapkan dapat membangkitkan rasa bangga dan rasa cinta tanah air pada seluruh bangsa Indonesia. TMII mulai dibangun tahun 1972 dan diresmikan pada tanggal 20 April 1975. Aslinya topografi TMII agak berbukit, tetapi ini sesuai dengan keinginan perancangnya. Tim perancang memanfaatkan ketinggian tanah yang tidak rata ini untuk menciptakan bentang alam dan lansekap yang kaya, menggambarkan berbagai jenis lingkungan hidup di Indonesia. Sejak 2007 Taman Mini Indonesia Indah meluncurkan logo baru dengan slogan branding Pesona Indonesia. Pada tanggal 31 Desember 2014, Komite Perdamaian Dunia menetapkan TMII sebagai Taman Peradaban Internasional dan Taman Hiburan Perdamaian Dunia. Baca juga Menengok Museum Penerangan di TMII Tak Bertuan dan Kebingungan Harapan Kita Diberi Waktu 3 Bulan untuk Laporkan Pengelolaan TMII - Sosial Budaya Penulis Dhita KoesnoEditor Iswara N Raditya
TamanWisata Indonesia TMII yang terletak di Jakarta Timur merupakan kawasan wisata bertema budaya. Pin On Toko Wisata Jakarta ANTARA - Pemprov DKI Jakarta mulai membuka area publik taman umum dan tempat wisata dengan kapasitas maksimal 25 persen sesuai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM level dua di Ibu Kota.
Wisata Bersejarah Home Jelajah Jakarta Wisata Bersejarah Tugu Proklamasi berlokasi di area Kompleks Taman Proklamasi di Jl. Proklamasi, Jakarta Pusat. Dulu kala, tempat ini merupakan rumah tinggal Bapak Proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang ketika itu beralamat di Jl. Pegangsaan Timur No. 56. Di tempat ini, Bung Karno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus ini diresmikan pada 17 Agustus 1972 oleh Menteri Penerangan saat itu, Budiardjo 1968-1973. Di antara yang hadir adalah proklamator dan Wakil Presiden pertama, Mohammad Hatta. Kemudian, pada 17 Agustus 1980, Presiden kedua, Soeharto, meresmikan Monumen Tugu Proklamasi, ada dua objek penting lain di sini. Pertama, Tugu Peringatan Satu Tahun Proklamasi yang dibuat pada 1946 untuk memperingati ulang tahun pertama Republik Indonesia. Kedua, Monumen Proklamator Soekarno-Hatta setinggi 4,3 meter yang berbahan perunggu. Biaya kunjungan wisata pukul WIB. Monumen Nasional Monas berlokasi di Jalan Tugu Monas, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Monas dibangun di tengah-tengah Lapangan Merdeka. Monumen ini merupakan simbol perjuangan rakyat Indonesia dalam memperoleh kemerdekaan. Bangunan ini didesain dan dibangun arsitek serta insinyur Indonesia, yakni Soedarsono, Silaban, dan Rooseno, pada tugu persegi empat menjulang obelisk yang dilapisi marmer buatan Italia, dengan puncak keemasan berbentuk api dan monumen ini memiliki tinggi 132 meter. Selain itu, puncak monumen ini berupa api berwarna keemasan dengan tinggi 14 meter dan berdiameter 6 meter, terbuat dari bahan tembaga seberat 14,5 ton yang dilapisi emas murni seberat 50 kilogram. Bagian bawah yang menyangganya adalah bidang vertikal setinggi 115 meter. Kita dapat menggunakan elevator untuk naik sampai lantai teratas. Di puncak monumen inilah, pengunjung dapat menikmati keindahan kota Rp Rp kunjungan wisata pukul WIB. Kota Tua Jakarta Batavia berlokasi di wilayah administrasi kota Jakarta Barat dan Utara. Di atas lahan seluas 1,3 kilometer persegi inilah, pemerintah Belanda membangun benteng, kanal, gedung pemerintahan, serta tiket kunjungan wisata tergantung arealnya. Gedung Kesenian Jakarta GKJ merupakan peninggalan Belanda yang dibangun pada 1821. Bergaya neo-renaissance, GKJ yang beralamat di Jalan Gedung Kesenian 1, Jakarta Pusat ini dulu disebut Theater Schouwburg Weltevreden atau Gedung Komedi. Gedung ini tempat para seniman Nusantara mempertunjukkan kreasi seninya, seperti teater, musik, film, serta tiket kunjungan wisata tergantung pertunjukan. Gedung Chandra Naya terletak di Jalan Gajah Mada No. 188, Jakarta Barat. Bangunan khas Tionghoa ini ditopang dengan struktur rangka atap yang disebut Tou-Kung. Candra Naya dibangun Khouw Tian Sek pada Tahun Kelinci, 1807, untuk menyambut kelahiran putranya setahun kemudian. Nama Candra Naya berasal dari lukisan dengan tulisan berkarakter Han yang berarti “pada musim gugur di tahun kelinci”. Pemilik dan penghuni bangunan ini awalnya adalah seorang Mayor, yaitu Khouw Kim 1946, gedung ini dipakai sebagai klinik yang merupakan cikal-bakal Rumah Sakit Sumber Waras. Chandra Naya juga pernah digunakan Sin Ming Hui sebagai gedung SD, SMP, dan SMA. Pada 1965, Sin Ming Hui berganti nama menjadi “Perkoempoelan Sosial Tjandra Naja”. Sejak 1960-an hingga 1970-an, cagar budaya ini menjadi tempat pesta pernikahan kelas atas di tiket kunjungan wisata tergantung arealnya. Kantor Gubernur DKI Jakarta terletak di Jalan Medan Merdeka Selatan No. 9, Jakarta Pusat, bersebelahan dengan Istana Wakil Presiden. Pada 1905, kantor pemerintahan Batavia Stadhuis berada di Museum Jakarta Fatahillah, Kawasan Kota Tua sekarang. Namun, pada 1919, kantor gubernur dipindahkan ke Balai Kota sekarang. Pada 1982, gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD dibangun di belakang kantor Gubernur yang menghadap Jalan Kebon Sirih, sehingga kantor parlemen berdampingan dengan Balai kunjungan wisata tergantung arealnya. Berlokasi di jalan Matrim Raya, RT 11/RW 8, Jakarta Utara, Sunda Kelapa adalah pelabuhan yang mulai digunakan sejak abad ke-12. Setelah tiga abad Batavia dikuasai Belanda, nama lama Kalapa diubah menjadi Sunda Kelapa pada 1970. Pelabuhan Sunda Kelapa difungsikan sebagai pelabuhan kapal-kapal tradisional tiket kunjungan wisata tergantung arealnya. Istiqlal yang berarti kemerdekaan merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara dengan daya tampung sekitar orang. Mesjid Istiqlal yang berarti “kemerdekaan” ini dibangun selama 17 tahun. Kendati digagas Presiden Soekarno, Presiden Soeharto yang meresmikannya pada 22 Februari 1978. Terletak di jalan Taman Wijaya Kusuma, Jakarta Pusat, kubah Mesjid Istiqlal berdiameter 45 meter yang ditopang 12 pilar bundar, dengan balkon empat tingkat. Dalam kunjungan singkatnya selama 18 jam di Indonesia pada 2010, Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, sempat mengunjungi Masjid Istiqlal yang dipujinya sebagai simbol toleransi beragama yang menginspirasi dunia. Museum Katedral yang diresmikan Mgr Julius Darmaatmadja pada 28 April 1991, diprakarsai pastor kepala gereja waktu itu, Pater Rudolf Kurris. Berawal dari rasa cinta Kurris terhadap benda-benda bersejarah yang menurutnya dapat membangkitkan rasa kagum manusia terhadap masa lampau dan keinginannya menyalurkan pengetahuan dari generasi ke generasi. Museum yang berada di ruang balkon Katedral ini dibuka setiap hari, kecuali Tiket MasukWaktu Kunjungan Wisata Area Artikel Terkait Skip to content
LEpk1I.